Maraknya Miras Di Sungai Penuh Kerinci

Lensainfo.id, Berita Sungai Penuh – Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci masih terpantau maraknya Minuman Keras (Miras) berbagai merek dari kandungan alkohol 0,5% sampai 45%. Mesti barang haram tersebut sudah pernah ditangkap pihak Polres Kerinci pada 2023 lalu, bahkan sudah dimusnahkan di halaman Kejaksaan Negeri Sungai Penuh sebanyak 10 ribu botol lebih, namun sampai saat ini masih marak beredar Selasa (07/05/24).

Informasi yang diperoleh  dari sumber yang ingin identitasnya dirahasiakan kepada awak media menjelaskan Selasa (07/05/24) Pukul 15:00 Wib bahwa penjual miras sekarang ini masih pemain lama, hanya gudangnya saja dipindahkan, gudang pernah digrebek polisi pada tahun lalu disita sebanyak 10 ribu botol lebih.
“Pelaku penjual miras berbagai merk itu disinyalir Adam alias Ateng Batak, dia ini punya beberapa gudang miras, dulu panangkapan besar besaran 10 ribu botol lebih, itu milik dia juga namun tidak ada jeranya sampai sekarang pelaku penjual miras sudah mulai lagi bisnis miras alkhohol tinggi berkedok izin Bir” ujar sumber media ini.
Dikatakan juga Adam alias Ateng Batak pemain lama bisnis Miras dari tahun 2000 lalu hingga sekarang, dia berkedok jualan Bir namun juga menjual miras berakohol diatas 5% hingga 45%.
“Ada berbagai merk dijualnya seperti Anggur, Kawa kawa, Vodka, Newport, Soju dan wisky drumd. Gudangnya di Kota Sungai Penuh namun memasokan barang tersebut ke Kayu Aro hingga ke Kerinci bagian hilir, Adam alias Adam Batak ini pemain lama dari tahun 2000an hingga saat ini” imbuh sumber.

Sumber juga meminta kepada pihak Kepolisian untuk memberhentikan pembisnis barang haram tersebut yang juga merusakkan generasi bangsa.
“Kita minta kepada pihak berwajib untuk mengamankan pelaku dan memberhentikan bisnis penjualan miras di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, karena membahayakan generasi bangsa dan dari miras sering terjadinya perkelahian antar pemuda “pintanya. (Red)