46 PEMBACA

Al Haris Ajak Petani Pertahankan Kualitas Kopi Kerinci

Lensainfo.id, Berita Jambi – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris, S.Sos., M.H, mengajak para petani dan koperasi kopi agar terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci, sehingga pemasaran Kopi Kerinci semakin luas di pasaran internasional.

“Kita harus terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci ini untuk lebih memperluas pangsa pasarnya, mengingat saat ini kita telah mengekspor Kopi Kerinci ke berbagai negara antara lain, Norwegia, Mesir, Taiwan dan Amerika, ” ajak Al Haris.

Hal tersebut disampaikan Al Haris usai melakukan Peninjauan Koperasi Kopi Alam Korintji (Alko) Sumatera Coffe, bertempat di Desa Sungai Sikai Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Minggu (16/01/2022).

“Kopi Kerinci jenis Arabica ini telah diolah dengan baik oleh para petani yang dibantu pendampingan dari koperasi dengan sarana prasarana pengolahan yang memadai sehingga menghasilkan kualitas kopi yang baik. Kualitas Kopi Kerinci tidak diragukan lagi, karena saat ini kita telah mengekspor kopi ke berbagai negara, ” kata Al Haris.

“Kita harus terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci ini, sehingga bisa mempersembahkan kopi Jambi untuk dunia karena kopi di Jambi merupakan kopi kopi yang memiliki kualitas terbaik di dunia. Alhamdulillah Kopi Kerinci sudah terintegrasi dengan baik, mulai dari petani sampai kepada tahap eksportir, sehingga kualitasnya bisa tetap terjaga, ” sambung Al Haris.

Al Haris menuturkan, dengan terintegrasinya Kopi Kerinci saat ini, dapat mencegah hal hal yang tidak diinginkan dan tetap memakai nama Kopi Kerinci meskipun berada di luar Provinsi Jambi. Jadi meskipun ekspor dalam bentuk bahan mentah, namun dalam pengemasan tetap memakai nama Kopi Kerinci.

“Saat ini kita baru berbicara kopi jenis Arabica, kedepan saya menginginkan kopi jenis Liberika yang berasal dari Jambi juga bisa memiliki pangsa pasar tersendiri, karena tentu tiap tiap jenis kopi pasti ada penikmatnya, ” tutur Al Haris.

Al Haris mengharapkan, pengembangan sentra produksi kopi di Kabupaten Kerinci ini terus berjalan, karena melalui sentra produksi kopi ini mampu menyerap banyak tenaga kerja dan membantu mengurangi angka pengangguran.(Red)