86 PEMBACA

Kadis LH Sungai Penuh Gelar Rapat Koordinasi Dengan Camat Terkait Penanganan Sampah

Lensainfo.id, Berita Sungai Penuh –  Tunjukkan dukungan pelaksanaan program 100 hari Walikota Sungai Penuh, Dinas Lingkungan Hidup (LH) semakin menampakan keseriusan dalam penanganan sampah yang menjadi polemik di tengah masyarakat dan juga salah satu yang menjadi prioritas dalam program 100 hari.

Sebagai bentuk keseriusan dinas LH dalam penanganan Sampah, kadis LH Khairul Azhar menggelar Rapat koordinasi dan evaluasi penanggulangan masalah persampahan dalam tiga kecamatan, sungai penuh, sungai bungkal dan pondok tinggi. Kamis (23/9/2021).

Dalam rapat koordinasi bersama kadis LH dikantor camat sungai penuh camat dihadiri seluruh kades se kecamatan sungai penuh untuk pembahasan dalam penanggulangan sampah agar program 100 hari terlaksana dengan baik.

Kadis LH dalam kesempatan mengatakan” dalam aksi 100 hari agar terlaksana dengan hasil yang lebih baik sesuai harapan masyarakat, kami menggelar Rapat koordinasi di 3 kecamatan.

Dalam penanggulangan sampah perlu kerjasama dan peran serta dari kepala desa di tiap kecamatan untuk memberikan pengertian masyarakat agar membiasakan diri untuk membuang sampah pada jam yang telah ditentukan sesuai instruksi dari walikota. ” Ujar Khairul

Selanjutnya Khairul mengatakan” Dalam Rapat koordinasi ini antusias seluruh kepala desa sangat besar memberikan dukungan program 100 hari demi perubahan kota sungai penuh.

Sejauh ini dalam penanganan sampah kami dari dinas LH telah bekerja dengan maksimal membuktikan keseriusan dalam dukungan 100 hari untuk mewujudkan perubahan sesuai dengan misi dan visi walikota dan wakil walikota.

Dinas LH telah mengerahkan Armada angkutan sampah 3 kali sehari melakukan pembuangan sampah. Harus terlihat bersih kota sungai penuh tidak ada lagi sampah sampah yang bertumpuk.

Dalam penanganan masalah sampah, diminta kesadaran masyarakat agar membiasakan diri membuang sampah pada jam yang telah ditentukan sesuai yang telah di instruksikan walikota.

Peran Kades sangat penting memberikan pengertian kepada masyarakat. Harus gencar melakukam sosialisasi kepada masyarakat agar ada kesadaran sehingga akan terwujud perubahan kota sungai penuh. Tutup Kadis LH Khairul Azhar. (W3N)