347 PEMBACA

Gerindra Diminta Mengevaluasi Kinerja dan Etika Edminuddin Selaku Ketua DPRD Kabupaten Kerinci

Lensainfo.id, Berita Kerinci -Aktivis Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh Dede atau biasa’disapa Dede go, berharap partai Gerindra harus mengevaluasi kinerja dan etika Edminuddin selaku Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Hal tersebut buntut dari Edminudin sulit ditemui dan enggan dimintai keterangan terkait kasus 4 mega proyek di Kerinci yang heboh diberitakan, bahkan saat ditanyakan ke ajudan pribadinya menjawab “bapak (Edminuddin) lagi istirahat”.

“Ini mencederai jalan politik Partai Gerindra di Kabupaten Kerinci, sebagai pimpinan ketua DPRD Kabupaten Kerinci dan mewakili suara rakyat jangan menghindar dari masyarakat dan jangan tidur di kantor,”ungkap Dede, Senin (19/4/2021).

Lebih baik jika Gerindra mengganti Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, sebab hal seperti ini akan selalu di kenang oleh publik.

“Gerindra harus mengevaluasi Edminuddin sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kerinci,”harapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat ditemui awak media, di gedung DPRD Kerinci Jum’at Siang (16/4/2021) hendak konfirmasi terkait pembangunan 4 mega proyek di Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2020 yang diduga bermasalah, Edminuddin mengelak dan enggan diwawancarai.

Sikap Edminuddin selaku Ketua DPRD yang enggan diwawancarai menimbulkan kesan ada apa dengan ketua DPRD Kabupaten Kerinci?”jangan jangan Edminuddin ada satu kaki dalam proyek tersebut,”Ujar Wendri.

Bukan hanya tidak mau diwawancarai, Edminuddin Ketua DPRD Kabupaten Kerinci malah tidur saat di kantor, hal ini diketahui dari ucapan ajudan sang ketua.“Bapak lagi istirahat,” kata sang ajudan Edminuddin saat ditanya.

“Nah, sikap malas sang Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Edminuddin nampak sudah, bukannya berkantor untuk bekerja, ini malah tidur,”Tegas Wendri aktivis Sungai Penuh, Kerinci ini.

Sementara itu, Edminuddin saat dicoba konfirmasi Media melalui via WhatsApp dan telepon, Minggu (18/4/2021) belum ada balasan, hingga Senin (19/4/2021) belum ada balasan. (Red)