370 PEMBACA

Gaji Honorer Damkar Sungai Penuh Dipotong Atasan

Lensainfo.id, Berita Sungai Penuh –  Beranggotakan 244 orang tenaga honorer pemadam kebakaran Kota Sungaipenuh, Dihebohkan dengan adanya dugaan pemotongan gaji oleh atasan mereka. Dikabarkan yang terjadi pada penerimaan gaji Januari dan Februari 2021, hak yang harus terima tidak utuh.

Informasi yang diperoleh dari seorang tenaga honorer pemadam Kebakaran Kota Sungaipenuh yang enggan disebutkan namanya menjelaskan pada awak media, gaji yang harusnya diterima senilai Rp. 800.000 perbulan. Namun, ia terkejut saat mengetahui gajinya dipotong yakni Rp. 200.000.

“Karena tidak dipanggil satu minggu sekali piket, honor kami dipotong Rp.200 ribu per orang. Kalau dua kali piket tidak dipanggil berarti Rp.400 ribu dipotong,” Ungkapnya, Kamis 1 April 2021.

Pemotongan yang paling banyak terjadi, kata dia, tenaga honorer pemadam yang tidak mendapat pemanggilan selama dua minggu atau dua kali jadwal piket.

“Yang paling banyak dipotong itu yang Rp.400 ribu,” bebernya

Ditanya apa alasan Damkar Kota Sungaipenuh melakukan pemotongan ? Ia mengatakan, pemotongan gaji adalah keputusan kepala dinas.

“Itu keputusan kepala dinas yang menyampaikan Kasi Ops (Operasional), Helmi Afrizal. Alasannya uang yang dipotong kembali ke kas daerah,” Ungkapnya.

Dari Seorang tenaga honorer Damkar Kota Sungaipenuh lainnya juga menyampaikan hal senada. Dia menyebutkan, pemotongan gaji tenaga honorer Damkar Kota Sungaipenuh sudah berlangsung sejak 2020.

“Gaji dua bulan dibayar Rp. 1.000.000 (Januari dan Februari). Seharusnya dibayar Rp. 1.600.000,” katanya

Hal itu mengundang tanda tanya para tenaga honorer Damkar Kota Sungaipenuh, kenapa selalu berkurang setiap kali penerimaan gaji. Nominal gaji yang dipotong pun bervariasi. Mulai dari Rp. 100.000 sampai Rp. 600.000.

“Bahkan ada yang Rp. 800.000. Kalau ditanya diancam akan dipecat atau dirumahkan. Pada tahun 2020 ada kejadian yang dirumahkan karena yang bersangkutan mempertanyakan atau protes,” tandasnya.

Kepala Damkar Sungai Penuh Astri Asnawi ketika dihubungi media Lensainfo.id, melalui via WhatsApp Jum’at (02/04/21)terkait hal ini dengan tanda dibaca, tidak ada balasan. (W3N)