4.890 PEMBACA

Kematian Pekerja Rumah Milik dr Yandi Terkesan Ditutupi

Lensainfo.id, Berita Sungai Penuh – Berkaitan dengan adanya salah seorang pekerja rumah milik dr Yandi direktur RS Melati desa pelayang raya kecamatan sungai bungkal kota sungai penuh yang menjadi korban tertimpa batu granik sehingga korban meninggal dunia, kuat dugaan ditutupi. Pasalnya seketika jenazah korban diberangkatkan ke kampung halaman korban di jawa. Senin ( 22/03/2021)

Sehari setelah kejadian informasi dari salah seorang sumber mengatakan” saya saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Pada saat korban ditimpa batu granik berteriak minta tolong, saya pun langsung menuju ke tempat suara yang minta tolong.

Terlihat korban sudah tergeletak dengan luka dikepala. Korban langsung dirujuk ke RS Melati menggunakan mobil pick up carry. Saya pun ikut serta menganggat korban ke atas mobil.

Beberapa jam setelah korban di bawa ke RS Melati saya kebetulan ada urusan juga ke RS melati. Saya coba tanya ke satpam dia mengatakan kalau korban sudah meninggal langsung di pulangkan ke kampung halamannya di jawa sekira pukul 17.00 wib. Ujar sumber.

Atas informasi dan keterangan dari sumber,awak media juga mendatangi rumah yang sedang dalam pengerjaan milik dr yandi dan menemui pekerja pekerja yang lain. Selasa ( 23/03/2021)

Namun saat dikonfirmasi pekerja tersebut enggan mengatakan kebenaran kejadian yang telah menimpa rekan satu kerjanya. beberapa pekerja mengatakan tidak tau karena dirinya baru datang. Sementara pekerja yang lain dirinya mengatakan benar ada kecelakaan namun tidak mengetahui secara pasti kondisi korban.

Berlanjut  dengan mendatangi RS Melati untuk mengkonfirmasi dr yandi selaku direktur RS Melati, namun yang bersangkutan tidak berada ditempat.

Salah seorang keamanan RS melati ketika di tanya Media keberadaan dr yandi mengatakan beliau tidak ada di tempat. Saat di tanya tentang korban yang yang di timpa batu granik pekerja rumah milik dr yandi yang di rujuk ke RS Melati dengan kondisi meninggal dunia pihak keamanan membenarkan memang ada korban meninggal dunia. Namun dirinya tidak tau pasti kejadiannya.

Kades Pelayang Raya saat dikonfirmasi media melalui telpon celular mengatakan. ” saya tidak mengetahui kejadian yang menimpa seorang pekerja rumah milik dr yandi sehingga korban meninggal dunia.

Saya sendiri merasa tidak di hargai pemilik rumah yang mendatangkan pekerja dari luar daerah tanpa melapor ke RT dan kades. Sampai sekarang saya tidak mengetahui berapa pekerja yang di datangkan tersebut, ungkapnya.

Kalau memang benar ada korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja Jika keluarga korban menuntut siapa yang akan bertanggung jawab.? Ujar kades supriadi

Selanjutnya kades mengatakan” Permasalahan ini akan saya akan panggil nanti pihak yang bersangkutan untuk menanyakan kebenaran adanya korban meninggal dunia akibat kecelakaan dalam bekerja di desa saya.

Ditambahkan kades lagi” saya juga menghimbau untuk pendatang baru yang tinggal di desa pelayang raya untuk melaporkan diri agar bisa saya data harus ikuti aturan desa kami. ” Pungkas kades supriadi. ( W3N)