SMP Negeri 8 Kerinci Membuka Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2019/2020

Lensainfo.id, Berita Kerinci – Dalam meningkatkan kembali proses belajar mengajar di SMP Negeri 8 Kerinci , yang direncanakan mulai aktif setelah wabah Covid-19 ini berlalu.

SMP Negeri 8 Kerinci di pimpin oleh Safrizal, S.Pd (Kepala sekolah) ketika didatangi awak media lensainfo.id menerangkan, bahwa

SMPN 8 ini keadaan sekarang kurang diminati Masyarakat setempat padahal sangat sayang sekali dilihat dari perlengkapan dan lahan yang dimiliki sudah lebih dari cukup untuk mendidik siswa kita, oleh karena itu mari kita hidupkan kembali SMPN 8 ini insyaalloh rencana kedepan saya ingin yang terbaik untuk SMPN 8 ini. Ungkapnya.

Berdasarkan Surat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci  No.103  Tanggal 14 April 2020 serta berdasarkan rapat Dewan Guru  & staf Tata Usaha SMP Negeri 8 Kerinci  tangga;   20 April yang lalu,tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 maka:

SMP Negeri 8 Kerinci menerima siswa baru Tahun Pelajaran 2020/2021, dengan ketentuan sebagai berikut:

WAKTU & TEMPAT PENDAFTARAN

  1. Pendaftaran: Mulai Dari Tgl,20/05/2020
  2. Mengisi pormulir yang di sediakan
  3. Waktu: Melayani setiap hari jam kerja,  8.00 – 13.00 , atau bisa langsung ambil   pormulir  kerumah Pak Wendri Hardika di Tj pauh  mudik.
  4. Tempat: SMP Negeri 8 Kerinci
  5. Alamat: Jalan Depati Parbo Tj pauh

PERSYARATAN PESERTA DIDIK BARU

  1. Mengisi Pormulir
  2. Memiliki ijazah asli serta fotokopi 3 lembar yang telah dilegalisir.
  3. Memiliki SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional) SD/MI/sederajat beserta.

Gratis : biaya pendaftaran , Baju putih biru, Baju olah raga,baju muslim.

Safrizal juga menambahkan Mari daftarkan anak anda di SMP Negeri 8 Kerinci, Terkususnya kepada Masyarakat Sembilan Desa Tj Pauh, Karna salah satu SMP yang kita miliki ini telah melahirkan para pemimpin,yang terbaik seperti ; Dokter ,Guru,Polisi,Tentara dan pejabat lainya, di SMP yang pernah menjadi paporit di Tahun-tahun sebelumnya, untuk itu mari kita bangkitkan kembali.
 
Kepada Kepala Desa yang ada di sembilan Desa ini Kalau bukan kita siapa lagi yang ingin memajukan kembali SMP Negeri 8 ini, dan kalaupun sampai dinonaktifkan itu sangat merugikan Masyarakat kita sendiri, Tutupnya. 
Written by , Wendri Hardika